Tampilkan postingan dengan label Ayat al-Qur’an / hadist inspirator hidup. Tampilkan semua postingan


Abu BaKar meriwayatkan dari Hudzaifah, Rasulullah saw. bersabda, “Alangkah baiknya kesederhanaan (penghematan) dalam kekayaan, alangkah baiknya penghematan dalam kemiskinan dan alangkah baiknya kesederhanaan dalam beribadah.”

Inti dari hadist Rasulullah ialah kesederhanaan. Karena Allah lebih menyukai orang-orang yang sederhana, tidak berlebihan, baik dalam beribadah, bergaul dengan sesama manusia, berbicara maupun bertindak. Rasul pun, walau ia orang yang dipandang dan kaya, beliau selalu hidup sederhana, beliau tak pernah membanggakan apa yang beliau punya, karena apapun pangkatdan kekayaan yang kita punya tak akan pernah kita bawa ke alam kubur.
Sama halnya dengan topik yang kemarin, yaitu tentang kesenangan duniawi, pada surat al-Qasas ayat 60. Bisa dilihat dengan mengklik link ini.

Nah, kawan, semoga menjadi teadan kita apa saja yang disabdakan oleh Rasul junjungan kita. Wassalaamu’alaikum! 

Wa laa taHinuu wa laa tahzanuu wa antumul a’launa inkuntum mukminiin.
Arti:
Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) berkecil hati, sebab kamu paling tinggi (derjatnya), jika kamu orang yang beriman. (Surat Ali-Imran (3) : 139)